Ilustrasi dibuat dengan bantuan Gemini AI
Oleh: Abdul R Saleh
Pagi itu, di depan layar televisi, saya tertegun melihat
sebuah tayangan tentang kuliner Korea. Ada sebuah kontradiksi yang cukup
menggelitik hati: betapa fasihnya anak muda kita melafalkan nama-nama seperti mujiage,
ramen, atau odeng, namun mungkin akan mengernyitkan dahi saat
mendengar plecing kangkung, tahu tek, atau lontong kupang.
Fenomena ini memicu sebuah pertanyaan besar: apakah kita sedang berada di
ambang "penjajahan" bentuk baru?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar