Kamis, 16 April 2026

Membaca, Kesabaran, dan Hilangnya Latihan Batin

 

Ilustrasi dibuat dengan bantuan ChatGPT

Abdul Rahman Saleh

Dulu, membaca adalah pengalaman yang pelan, bahkan nyaris kontemplatif. Sebuah novel setebal dua ratus halaman terasa ringan. Dalam satu atau dua hari, ia bisa tamat—bukan karena terburu-buru, tetapi karena kita tenggelam di dalamnya. Saya masih ingat, ketika remaja, kami berebut membaca kisah petualangan karya Karl May. Nama-nama seperti Old Shatterhand dan Winnetou bukan sekadar tokoh, melainkan dunia yang kami masuki. Kami seolah-olah berada di padang praire, menunggang kuda, merasakan angin dan debu yang sama.

Untuk membaca lanjutan artikel ini silakan klik tautan ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sebelum Berbicara di Depan Publik

  Ilustrasi dibuat dengan bantuan ChatGPT Abdul R Saleh Belakangan ini, kita sering menyaksikan pola yang berulang dalam ruang publik. Seo...