Abdul R Saleh
Belakangan ini, kita sering menyaksikan pola yang
berulang dalam ruang publik. Seorang pejabat menyampaikan pernyataan, publik
bereaksi, lalu muncul klarifikasi atau permintaan maaf. Kadang disertai
penjelasan tambahan, kadang pula sekadar meluruskan maksud yang dianggap keliru
dipahami.






