Ilustrasi dibuat dengan bantuan Gemini AI
Abdul R Saleh
Belakangan ini, layar media sosial kita kerap dipenuhi oleh
narasi pejabat publik yang bernada tinggi. Ada yang mengancam bawahan secara
emosional, ada pula yang melontarkan kebijakan teknokratis yang terasa sangat
jauh dari realitas perut rakyat kecil. Melihat fenomena ini, saya teringat akan
sebuah pelajaran sederhana tentang kekuasaan yang saya petik dari sela-sela
kepulan asap kopi di sebuah warung atau kantin kantor.
Untuk melanjutkan baca silakan klik tautan ini

Tidak ada komentar:
Posting Komentar